Jika Anda pernah naik bus, pasti pernah melihat benda kecil berwarna merah yang menempel di dekat jendela, itulah pemecah kaca. Meski ukurannya kecil, alat ini memiliki peran penting dalam situasi darurat. Tapi, kenapa harus ada pemecah kaca di dalam bus? Kenapa tidak cukup dengan pintu keluar biasa?
Ternyata, pemecah kaca bukan hanya sekadar pelengkap. Di balik kehadirannya, ada sejarah pemecah kaca bus dan alasan keselamatan yang mendasarinya. Menarik, bukan? Yuk, ketahui lebih dalam kenapa alat ini wajib ada di setiap bus dan bagaimana fungsinya bisa menyelamatkan penumpang.
Sejarah dan Alasan Pemecah Kaca Terpasang dalam Bus
Banyak yang belum tahu, pemecah kaca bukan tren baru di dunia transportasi. Keberadaannya muncul karena kebutuhan mendesak di masa lalu. Bus sempat dianggap rawan dalam hal keselamatan darurat, terutama saat terjadi kecelakaan berat. Nah, karena itulah pemecah kaca mulai diperkenalkan. Pemasangannya awalnya hanya di negara-negara maju. Namun sekarang, hampir semua bus di Indonesia pun sudah lengkap, ada alat ini.
Nah,, yuk ketahui sejarah dan alasan adanya alat pemecah kaca di bus!
1. Berawal dari Kecelakaan Massal
Tahun 1980-an, banyak kecelakaan bus di Eropa yang membuat penumpang sulit keluar dari kendaraan. Jendela tak bisa dibuka. Pintu utama terhalang. Akibatnya, banyak korban jiwa. Dari sanalah muncul gagasan membuat alat pemecah kaca khusus yang bisa berguna dalam keadaan darurat.
Pemecah kaca lalu jadi perlengkapan wajib di bus dan kereta. Bahkan, desain kacanya pun mulai ada penyesuaian agar mudah penumpang pecahkan bila perlu.
2. Regulasi Transportasi Publik
Setelah banyak insiden, pemerintah di berbagai negara mengeluarkan aturan tentang alat keselamatan. Salah satu poin penting adalah penyediaan pemecah kaca darurat. Di Indonesia, regulasi ini juga mulai diterapkan sejak awal 2000-an pada bus pariwisata dan antarkota.
Kini pun, setiap kendaraan umum wajib menyediakan minimal dua alat pemecah kaca. Satu di bagian depan, satu di bagian belakang.
3. Evolusi Desain Pemecah Kaca
Dahulu alat ini berbentuk seperti palu biasa. Tapi seiring waktu, muncul versi yang lebih ergonomis dan ringan. Beberapa bahkan memiliki desain otomatis, cukup ditekan, kaca langsung retak.
Model-model baru juga lebih ramah digunakan oleh siapa saja, termasuk anak-anak dan lansia. Jadi, siapa pun bisa menggunakannya untuk evakuasi dalam situasi darurat.
4. Meningkatkan Kepercayaan Penumpang
Adanya alat pemecah kaca juga berdampak pada rasa aman. Penumpang jadi merasa lebih tenang saat bepergian jauh. Mereka tahu, jika terjadi sesuatu, bisa menggunakan alat pemecah ini untuk keluar. Nah, itu menjadi salah satu poin penting dalam industri transportasi, menciptakan pengalaman yang aman dan terpercaya.
5. Bentuk Edukasi Keamanan
Setiap kali naik bus, kita bisa melihat alat pemecah kaca sebagai pengingat. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Operator bus biasanya juga memberikan penjelasan terkait cara menggunakannya saat briefing keselamatan. Langkah ini sangat penting untuk mencegah kepanikan saat situasi darurat benar-benar terjadi.
Nah, sekarang Anda sudah tahu, bukan, jika pemecah kaca di bus itu bukan hanya pajangan, tapi punya peran penting untuk keselamatan penumpang saat keadaan darurat. Mulai dari sejarah pemecah kaca bus hingga fungsinya, semua itu demi memastikan penumpang bisa keluar dengan aman jika sesuatu yang buruk terjadi.
Butuh Bus Aman dan Lengkap Fasilitasnya? Cariinbus Solusinya!
Kebetulan Anda sedang mencari sewa bus yang nyaman dan aman untuk perjalanan jauh? Jangan lupa, pilih penyedia layanan yang memperhatikan detail, termasuk alat keselamatan seperti pemecah kaca.
Nah, Cariinbus hadir sebagai solusi praktis untuk kebutuhan sewa bus. Kami siap membantu Anda menemukan vendor terbaik, dengan armada yang sudah memenuhi standar keamanan.
Intinya, jangan sembarangan saat memilih layanan transportasi. Untuk perjalanan kantor, wisata, atau mudik keluarga, pastikan Anda memilih mitra yang tepat!